Nasib Hantu Upil Nenek Mariah Part 3


Setelah peristiwa dengan Nenek Mariah, Upil mengalami perubahan besar dalam hidupnya. Berkat bantuan Joko dan dukungan roh-roh baik, Upil berhasil melepaskan diri dari kutukan dan kembali menjadi anak manusia.

Namun, masa lalu Upil yang kelam masih membayangi dirinya. Ia sering terbangun di malam hari dengan mimpi buruk tentang masa ketika ia menjadi hantu air. Bekas luka di tubuhnya, yang dulu disebabkan oleh kekejaman Nenek Mariah, masih terlihat jelas.

Joko, yang kini menjadi sahabat sejati bagi Upil, selalu berusaha memberikan dukungan dan mengajaknya untuk melupakan masa lalu. Mereka berdua memutuskan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan membantu orang lain.

Upil menjadi penjaga sungai dan lingkungan sekitar. Ia memastikan bahwa anak-anak yang bermain di tepi sungai selalu aman dan tidak terancam oleh makhluk-makhluk mistis. Ia juga membantu warga desa dalam berbagai hal, terutama yang berkaitan dengan air dan lingkungan.

Dalam cerita rakyat, Upil menjadi simbol harapan dan perubahan. Ia menunjukkan bahwa setiap orang, meskipun pernah terjerumus dalam kegelapan, memiliki kesempatan untuk berubah dan berbuat baik. Upil mengajarkan kita tentang keberanian, persahabatan, dan pentingnya memperbaiki kesalahan masa lalu.

Sejak itu, desa tersebut menghormati Upil sebagai pahlawan lokal. Setiap tahun, pada malam purnama, warga desa mengadakan upacara untuk menghormati roh-roh baik dan mengenang perjuangan Upil. Dan jika Anda berjalan di tepi Sungai Musi di malam hari, mungkin saja Anda akan bertemu dengan Upil yang sedang menjaga sungai dan tersenyum pada Anda dengan mata yang penuh harapan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish.
Accept
Reject